Loading...
Saturday, 28 Jan 2023

Career Development Center

Atma Jaya Catholic University of Indonesia

5 Tips agar Tahan Kerja di Bawah Tekanan, Cukup Ikuti Jobdesk-mu

Berita Umum | 31 Oktober 2022 04:25 wib
Cukup jaga profesionalitas kerjamu saja Mampu bekerja di bawah tekanan sering menjadi syarat utama dalam bekerja, mungkin karena ketatnya persaingan sehingga banyak orang menyanggupinya. Padahal ketika dijalani baru terasa bagaimana sulit dan beratnya bekerja di bawah tekanan seperti itu. Tapi balik lagi bahwa gak semua orang punya kesempatan untuk pilih-pilih pekerjaan dan memutuskan resign dengan mudah, sehingga satu-satunya cara adalah memaksakan diri menahannya. Nah jika kamu sedang berada di posisi ini dan bekerja di bawah tekanan, maka mungkin lima tips di bawah ini dapat membantumu.
1. Jaga kedisiplinan kerjamu
    Tips pertama untuk tahan bekerja di bawah tekanan ialah dengan menjaga kedisiplinan kerjamu. Baik itu kedisiplinan untuk     tidak datang terlambat, menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline, dan juga menjaga kinerja untuk tetap stabil.

    Karena umumnya atasan memberikan tekanan pada orang-orang yang kinerjanya tidak stabil. Maka dari itu sebisa mungkin     jangan berikan celah bagi rekan atau atasanmu untuk memberikan tekanan terhadap caramu bekerja. 


2. Cukup ikuti jobdesk posisi kerjamu
    Tips lainnya jika dirimu bekerja di bawah tekanan ialah cukup ikuti saja jobdesk pekerjaanmu. Yang mana pekerjaan untuk     setiap posisi dan bidang pekerjaan pasti ada jobdesk-nya sendiri-sendiri.

    Kamu gak perlu menghiraukan tuntutan rekan atau atasan yang terlalu banyak mau, cukup ikuti dan prioritaskan kerjakan     jobdesk utamamu. Karena kalau kerjamu bermasalah, yang mereka salahkan pasti dirimu yang tidak menyelesaikan     jobdesk utamamu. 


3. Ikuti perintah atasan berlandaskan pada profesionalitas
    Kerja di bawah tekanan itu bisa dibilang kamu bekerja bagaikan robot, dan untuk menghadapinya bisa terapkan tips yang     satu ini. Yakni dengan memegang prinsip bahwa kamu hanya mengikuti perintah berlandaskan profesionaliras kerja saja.

    Yang mana prinsip ini dapat membantumu untuk tidak mudah stres dan tekanan batin saat menghadapi tekanan dan     perintah di kantor. Karena kalau hanya sebagai profesionalitas tentu tidak ada keterlibatan emosi dan kamu cuma sebatas     patuh saja. 


4. Minimalisir emosi dan perasaan dalam pekerjaan
    Jika kamu bekerja di tempat yang penuh tekanan maka tipsnya yang keempat ialah memininalisir perasaan dan emosi saat     bekerja. Jadi datang ke kantor itu tujuannya cuma untuk kerja dan cari duit saja, sehingga seberat apapun tekanannya     dapat dilalui.

    Jangan ada ekspektasi, harapan bahwa atasan akan berubah jadi lebih baik, atau bantuan dari rekan kerja. Karena     bertahan di tempat kerja penuh tekanan itu ibaratkan medan perang yang membuatmu hanya bisa bergantung dan percaya     ada diri sendiri. 

5. Lembur sebatas kemampuanmu saja
    Tips terakhir untuk bisa bertahan kerja di bawah tekanan ialah kamu harus tahu batas kemampuanmu dalam bekerja. Yang     mana jika ada tekanan pada karyawan untuk kerja keras dan lembur, maka pastikan kamu hanya melakukannya sebatas     kemampuanmu saja.
    Jangan memaksakan diri karena bisa membahayakan tubuhmu, baik secara fisik ataupun mental. Karena semakin kamu     giat dan memaksakan diri, semakin besar tekanan padamu untuk mendedikasikan diri pada pekerjaan nantinya.


Kalau kamu terpaksa bertahan kerja di bawah tekanan, maka lima tips tadi mungkin dapat membantumu. Karena kerja di bawah tekanan itu rentan bikin stres dan burnout, makanya 


Verified Writer

afifah hanim
Follow me on instagram:@afifahhanim_lm
afifah hanim (@afifah-hanim) | IDN Times 

Link
Dilihat 179 kali