Loading...
Monday, 08 Aug 2022

Career Development Center

Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Tips Memasuki Dunia Kerja bagi Fresh Graduate:

Berita Umum | 06 Juli 2022 09:43 wib
Jakarta - Salah satu indikator keberhasilan Perguruan Tinggi adalah lulusannya dapat terserap di pasar kerja dan dunia industri. Lulusan baru atau fresh graduate menjadi harapan bagi perusahaan untuk memiliki berbagai kemampuan yang dibutuhkan. Untuk mendukung hal itu, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) melalui Bagian Kemahasiswaan menyelenggarakan Workshop Pembekalan Dunia Kerja Pada Calon Wisudawan. Pada kesempatan ini, Wakil Dekan bidang Akademik, Dr. Eng. Herman Tolle, ST., MT. serta Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Drs. Muh. Arif Rahman, M.Kom memberikan tips untuk memasuki dunia kerja bagi calon wisudawan yang akan menjadi fresh graduate.
1. Membangun Personal Branding
    Tips pertama dari Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan adalah membangun personal branding atau citra diri untuk dinilai          orang lain. Arif menyampaikan bahwa hal ini sangat dibutuhkan untuk mencari pekerjaan. "Banyak mahasiswa yang masih      kebingungan apa itu personal branding dan merasa belum butuh. Padahal personal branding sangat penting terutama            dalam dunia kerja nanti. Dari situ perusahaan bisa tahu, siapa kita yang sebenarnya," jelasnya dikutip dari laman resmi UB,      Jumat (1/4/2022). Selain itu, Arif juga menjelaskan bahwa personal branding juga memiliki fungsi untuk menunjukkan jati     diri, ciri khas untuk dikenal oleh orang lain.

2. Mengembangkan Soft Skill
   Tips selanjutnya adalah dari Wakil Dekan bidang Akademik, Herman Tolle yang menyampaikan tentang pentingnya soft skill     di dunia kerja."Soft skills diartikan sebagai perilaku personal dan interpersonal yang mengembangkan dan memaksimalkan       kinerja manusia," ucapnya. Terlebih di dunia kerja, Herman Tolle mengaku bahwa sumber daya manusia yang unggul             adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skillnya.

3. Menyiapkan Kompetensi Teknis
    Herman Tolle juga menjelaskan hal lain yang perlu disiapkan calon wisudawan. Dia menyampaikan bahwa pada proses            rekrutmen karyawan, perlu menyiapkan kompetensi teknis dan akademis (hard skill) agar lebih mudah diseleksi.                      "Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan keterampilan            yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam,"          paparnya.


Sumber : detik.com

Link
Dilihat 119 kali