Loading...
Monday, 08 Aug 2022

Career Development Center

Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Tips dan Trik Menjawab Interview Psikotes Saat Melamar Kerja

Berita Umum | 01 Juli 2022 06:20 wib
Interview psikologi adalah salah satu rangkaian dalam seleksi penerimaan kerja. Interview ini bertujuan untuk mengenali kepribadian Anda sebagai kandidat terpilih. Interview ini sangat penting karena nilainya sangat berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya Anda pada pekerjaan tersebut. Perusahaan pasti menginginkan orang yang sesuai dengan kriteria yang mereka miliki. Meski tidak ada jawaban benar salah bagi setiap pertanyaan yang diajukan, Anda tetap harus menyiapkan diri agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pewawancara. Pertanyaan-pertanyaan apa saja yang biasanya diajukan saat interview psikotes? Bagaimana Anda harus menjawabnya? Pertanyaan yang Diajukan dalam Interview Psikotes Menceritakan mengenai diri Anda sendiri sering kali sulit dilakukan, terutama jika jawabannya harus jujur namun tetap mengungkapkan sifat-sifat terbaik Anda.

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang biasanya diajukan saat interview psikotes untuk menyiapkan Anda. 


1. Apa Kelemahan Anda? Ketika Anda mendapat pertanyaan ini, Anda cenderung merasa dilema, Anda harus menjawab              pertanyaan ini dengan jujur tanpa membuat pihak perusahaan menilai kelemahan yang Anda miliki sebagai nilai minus.          Jawab pertanyaan ini dengan kelemahan yang Anda miliki dengan jujur, namun berikan solusi yang Anda biasa lakukan            untuk mengimbangi kelemahan ini. Misalnya, jika Anda adalah orang yang pelupa, Anda biasa membuat daftar tugas yang      harus dilakukan dan menandainya tiap selesai melakukan sesuatu. Sampaikan hal tersebut dengan tetap bersikap positif         dan fokus pada solusi Anda.

 

2. Apa yang Anda Lakukan Ketika Mengalami Stres? Tekanan saat bekerja adalah hal yang tak bisa Anda hindari. 

    Pertanyaan ini wajar ditanyakan karena perusahaan pasti menginginkan kandidat yang tetap dapat bekerja dengan baik di      bawah tekanan. Jawab pertanyaan ini dengan memberi contoh kondisi ketika Anda mengalami stres, apa yang                        menyebabkannya dan bagaimana Anda menanganinya. Contohnya, ketika Anda kuliah Anda merasa tertekan harus                membagi waktu antara kegiatan organisasi dan akademik Anda. Jelaskan seperti apa Anda menangani kondisi tersebut            dengan solusi-solusi yang Anda punya. Sebisa mungkin Anda harus bersikap positif. Stres dalam bekerja terkadang                  diperlukan untuk memacu diri sendiri agar produktif dan berprestasi. 


3. Apa Motivasi Anda Ketika Bekerja? Anda pasti memiliki motivasi untuk mencapai tujuan-tujuan Anda. Ketika hal ini                 ditanyakan, jelaskan dengan baik hal-hal apa saja yang mendorong Anda untuk melakukan pekerjaan tersebut. Usahakan       tampilkan diri Anda sebagai orang yang termotivasi untuk bekerja bersama tim. 


4. Apa yang akan Dikatakan oleh Orang-Orang yang Mengenal Anda Jika Mereka Diberi Pertanyaan tentang Kelayakan Anda        Direkrut? Ketika Anda diberi pertanyaan ini, Anda harus menilai kualitas terbaik dalam diri Anda dari sudut pandang orang        lain. Berikan penilaian tersebut tanpa dilebih-lebihkan. Sebutkan kualitas-kualitas baik Anda yang juga akan diakui oleh            orang lain. Tips Menjawab Pertanyaan Saat Interview Psikotes Masalah yang biasanya dihadapi orang yang diwawancara          adalah kegugupan saat harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Hal ini dapat Anda antisipasi dengan              mengenali diri Anda sendiri dengan lebih baik dan menyiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti contoh      sebelumnya. Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium Namun, cara Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan            tersebut juga menjadi penilaian. 


Berikut adalah tips untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saat interview psikotes. 


1. Mencari Informasi tentang Perusahaan Sebelum Anda melakukan wawancara, terlebih dahulu Anda mencari informasi              tentang perusahaan yang akan merekrut Anda. Hal ini akan membantu Anda menyesuaikan jawaban dengan kualitas yang      perusahaan tersebut butuhkan. Anda juga dapat menemukan motivasi Anda untuk bekerja di sana dengan mempelajari          perusahaan tersebut–bidang yang ditekuni, prestasi perusahaan, dan kultur kerjanya. 


2. Percaya Diri Bersikap percaya diri adalah hal yang akan sangat membantu Anda saat menghadapi interview. Anda akan            terlihat sangat positif dan yakin terhadap kemampuan diri Anda sendiri. Orang lain akan merasakan aura ini dari Anda.            Percaya terhadap diri Anda sendiri akan membantu Anda lebih nyaman ketika menjawab pertanyaan tentang diri Anda.

 

3. Bersikap Jujur dan Solutif Saat Menggambarkan Diri Sendiri Penggambaran diri Anda sendiri terkadang menjadi hal yang          cukup tricky. Anda harus terlihat optimis tanpa terlalu besar diri. Oleh karena itu, Anda harus membuat penilaian yang jujur      dan adil tentang diri Anda sendiri. Sebutkan kualitas-kualitas baik yang Anda miliki tanpa membesar-besarkannya. Namun,      sebutkan pula kualitas-kualitas kurang baik yang Anda miliki dan solusi yang Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut. 

Fokus pada kualitas-kualitas yang perusahaan butuhkan. Tidak perlu menceritakan terlalu banyak dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang Anda lamar. Anda juga harus fokus pada solusi yang Anda lakukan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan Anda. Bagaimanapun, tidak ada manusia yang terlepas dari kekurangan, namun cara kita menghadapi kekurangan tersebut akan menjadi pertimbangan bagi pewawancara. Memiliki kualitas-kualitas sebagai kandidat yang baik tidaklah cukup jika tidak disertai dengan kemampuan Anda mempresentasikan diri Anda dengan baik. 


Sumber :
https://buku.kompas.com/ 

Link
Dilihat 175 kali