Loading...
Thursday, 04 Mar 2021

Career Development Center

Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Tips Perlindungan Diri dari Virus Corona saat Bekerja di Luar Rumah

Berita Umum | 11 Januari 2021 06:17 wib
Berikut ini tips-tips memproteksi kesehatan diri dari virus saat bekerja di masa pandemi
Pandemi virus corona 2019 (COVID-19) telah menjadi kekhawatiran dunia, termasuk Indonesia. Tak disadari, kondisi ini telah mengubah banyak hal, mulai dari cara bekerja, cara belajar, cara berhubungan dengan orang lain hingga perlindungan diri dari virus corona. Tak hanya itu, pandemi ini juga telah mempengaruhi mental masyarakat karena banyak warga menjadi khawatir, takut dirinya atau anggota keluarganya ikut terinfeksi penyakit tersebut jika beraktivitas atau bekerja di luar rumah.

Padahal, beberapa pekerjaan tertentu atau perusahaan tetap mengharuskan pekerjanya untuk bekerja di luar rumah. Apakah Anda termasuk yang harus bekerja di luar rumah dalam situasi seperti ini? Jika ya, janganlah panik dan tetap waspada. Karena, kepanikan bisa membuat Anda tidak bisa berpikir dengan jernih dan mengambil sikap yang tepat. Ada sejumlah tips perlindungan diri dari virus corona saat bekerja di luar rumah yang bisa Anda terapkan.

Perlindungan diri dari virus corona rekomendasi WHO
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi langkah perlindungan diri jika beraktivitas di luar rumah di tengah pandemi COVID-19. Secara umum, berikut langkah perlindungan diri yang direkomendasikan WHO:
  • Kenakan masker
Awalnya, WHO merekomendasikan penggunaan masker hanya bagi mereka yang sakit dan tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 serta mereka yang merawat orang sakit dengan gejala COVID-19. Kini, setiap orang, termasuk yang sehat, direkomendasikan untuk mengenakan masker saat bepergian atau melakukan aktivitas yang membuatnya bertemu banyak orang. Namun, penggunaan masker yang direkomendasikan adalah masker non-medis, seperti masker kain. Masker kain, meski tak seefektif masker medis, dianggap sebagai langkah pencegahan daripada tidak menggunakan masker sama sekali.  Alasan rekomendasi ini karena perkembangan terbaru menunjukkan, penularan virus corona bisa terjadi dari orang tanpa gejala (sebagai carrier virus corona). Oleh karena itu, penggunaan masker merupakan langkah perlindungan diri sendiri dan orang lain. Rekomendasi penggunaan masker kain juga memiliki alasan tersendiri, yaitu agar stok masker medis bisa digunakan semaksimal mungkin bagi para pekerja medis yang lebih membutuhkan.
  • Bawa hand sanitizer
Jika bepergian ke luar rumah, jangan lupa membawa hand sanitizer. Rajin-rajin membersihkan tangan, terutama jika Anda baru menyentuh benda-benda yang dipegang banyak orang. Misalnya, handle pintu, dan lain-lain.
  • Jangan sering menyentuh wajah
Jangan sering-sering menyentuh wajah jika Anda tengah bepergian, sebelum memastikan bahwa tangan Anda steril. Anda tak pernah tahu apa yang sudah Anda pegang dan apakah ada virus yang menempel di tangan Anda.
  • Jaga jarak (physical distancing)
Jaga jarak, jaga jarak, jaga jarak. Di ruang publik yang terdapat banyak orang, selalu jaga jarak minimal 2 meter.

  • Jika mengendarai kendaraan pribadi
Jika Anda ke kantor mengendarai kendaraan pribadi, mobil atau motor, lakukan sterilisasi kendaraan sebelum digunakan. Anda bisa membuat cairan disinfektan sendiri. Berbagai cara dan campuran membuat cairan disinfektan bisa Anda temukan di berbagai situs. Semprotkan cairan disinfektan minimal 15 menit sebelum digunakan. Jika mengendarai mobil, lap juga bagian-bagian dari mobil Anda, seperti kemudi dan pegangan pintu mobil dengan cairan disinfektan. Pastikan juga agar Anda mempersiapkan tisu kering dan tisu basah ekstra di mobil.

  • Download panduan E-book #AvGotYouatHome 
Perlindungan diri dari virus corona di transportasi umum
Bagaimana jika menggunakan transportasi umum? Perlindungan ekstra harus Anda lakukan. Naik transportasi online, maupun kereta api, dan bus, perhatikan beberapa hal yang harus Anda waspadai sebagai benda dan tempat yang rawan penularan virus corona di transportasi umum:
  1. Pegangan tangan
  2. Mesin tiket
  3. Toilet stasiun
  4. Permukaan lain yang sering disentuh penumpang.
Selebihnya, ikuti saran-saran WHO di atas untuk mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

  • Langkah perlindungan diri lainnya
Mengutip Business Insider seperti diberitakan Kompas (2020), berikut beberapa langkah yang juga bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi risiko tertular virus corona di transportasi publik:

1. Jangan sentuh ponsel terlalu sering
Sejumlah ahli menyebutkan, penggunaan ponsel di transportasi publik aman jika tak ada orang batuk di dekat Anda. Sebagai pencegahan, disarankan untuk tak menggunakannya, dan simpan di tempat yang tertutup. Selain itu, bersihkan layar ponsel dengan cairan antibakteri. Cuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer setelah menyentuh ponsel.

2. Hindari orang lain yang batuk atau bersin
Jaga jarak dari mereka yang tengah batuk atau bersin saat ada di transportasi publik. Jika kondisinya padat dan susah menjaga jarak, posisikan tubuh Anda membelakanginya.

3. Tak makan dan minum
Hindari makan dan minum saat Anda berada di transportasi publik.

4. Hindari jam padat
Pilihlah waktu berangkat di jam-jam tidak padat.

5. Jangan sentuh langsung handle pintu
Saat membuka pintu kendaraan umum, toilet umum, atau gedung, cobalah untuk tidak menyentuh gagang pintu, melainkan mendorongnya dengan siku, bahu, atau punggung. Hal ini untuk menghindari jika ada virus yang menempel berpindah ke tangan Anda.

  • Perlindungan diri dari virus corona di kantor

Bagaimana perlindungan yang bisa Anda lakukan sesampainya di kantor? Merangkum dari berbagai sumber, berikut langkah pencegahan penularan virus corona yang bisa Anda lakukan di kantor:

  1. Ketika menekan tombol lift, gunakan ujung jari atau perantara tisu. Hindari menyentuh langsung. Setelah itu, bersihkan tangan Anda dengan hand sanitizer.
  2. Membuka pintu dengan mendorongnya menggunakan kaki atau lengan Anda. Bersihkan pula tangan Anda setelah melakukannya. Jika ada pilihan masuk melalui pintu otomatis, lebih baik Anda memilih ini.
  3. Bersihkan meja kerja dan benda-benda di atasnya dengan cairan disinfektan.
  4. Selalu jaga jarak dengan teman kantor.
  5. Letakkan ponsel di tempat tertutup, jangan terletak begitu saja di atas meja.
  6. Tak kalah penting, pahami gejala terinfeksi virus corona, dan segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan jika gejala yang Anda rasakan menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Pastikan pula Anda sudah terlindungi asuransi untuk memberikan rasa aman dari kemungkinan terpapar virus ini.

Stay safe and stay healthy!



SUMBER : 

http://avrist.com/lifeguide/2020/04/13/tips-perlindungan-diri-dari-virus-corona-saat-bekerja-di-luar-rumah/

Link
Dilihat 73 kali