Loading...
Thursday, 22 Oct 2020

Career Development Center

Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Persiapan Ketika Melamar untuk Pekerjaan Home-based Selama dan Setelah Pandemi C

Berita Umum | 07 September 2020 04:48 wib
Masih bingung mencari kerja di masa pandemi ini? Eits, kamu tidak usah bingung, ikuti tips dibawah ini, dijamin kamu gak akan bingung lagi dalam mencari pekerjaan baru di masa pandemi.
Apakah di kantormu sedang diterpa isu pengurangan karyawan? Atau kamu ternyata sudah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK)? Mencari pekerjaan baru mungkin akan lebih sulit saat ini, karena banyak usaha yang terkena dampak krisis Covid-19, dan proses rekrutmen mungkin akan sedikit lama—atau yang lebih buruk, ditunda. Meningkatnya jumlah penggangguran membuat persaingan dalam mencari kerja juga semakin sengit.

Untungnya, masih ada beberapa pekerjaan home-based atau sebutan lainnya remote working. Ini bukan hal baru—ada sebagian orang yang sudah lebih dulu bekerja di rumah sepanjang kariernya. Permintaan untuk pekerjaan home-based saat ini mengalami peningkatan mengingat kebijakan negara untuk tetap tinggal di rumah, sedangkan orang-orang butuh pemasukan. Di tengah pandemik ini, banyak juga perusahaan yang menerapkan kebijakan work from home dan hal ini kemungkinan akan terus berlanjut setelah masa karantina berakhir.

Meski butuh waktu untuk membiasakan diri, apalagi kalau kamu terbiasa bekerja di kantor, ada beberapa keuntungan dengan bekerja dari rumah, salah satunya adalah kamu bisa tetap produktif tanpa perlu membahayakan kesehatanmu—apalagi di tengah pandemi. Selain itu, jam kerja menjadi lebih fleksibel, dan beberapa memberikan opsi part-time atau full-time. Kalau kamu seorang introvert, kamu tidak perlu khawatir soal bersosialisasi dan dapat lebih fokus untuk bekerja, karena interaksi terjadi secara daring. Kamu juga tidak perlu terjebak macet atau antri di transportasi publik. Besaran gaji juga sama seperti bekerja di kantor.

Kalau kamu tertarik, kamu juga harus punya persiapan untuk keseluruhan proses rekrutmen sama seperti melamar ke pekerjaan lain. Apa saja yang perlu dipersiapkan?

Kamu harus menyesuaikan dan evaluasi persiapan sebelum melamar, apalagi kalau ini adalah pertama kalinya remote working, termasuk juga beradaptasi terhadap model interview baru yang sesuai dengan pekerjaan tersebut. Berikut adalah beberapa persiapan yang dibutuhkan agar lebih maksimal dalam melamar dan mengamankan posisimu untuk pekerjaan tersebut.


Cari tahu terkait pekerjaan atau profesi home-based

Pertimbangkan beberapa hal ini ketika melamar:
  • Ketersediaan dan permintaan
Terdapat beragam jenis pekerjaan home-based seperti Manajer E-commerce, Telemarketing, Software atau Techical Support Engineer, Sales Konsultan, Guru Les Online, atau Project Managers. Cari informasi terkait posisi baru yang tersedia karena peluangnya lebih besar.
  • Keaslian info lowongan kerja
Verifikasi terlebih dahulu lowongan tersebut, karena beberapa lowongan tidak hanya dimuat di situs pencarian kerja, tapi juga di media sosial. Agar lebih yakin, kamu bisa cek di situs resmi perusahaan atau akun sosial media resminya. Kamu juga bisa cek ciri-ciri lowongan palsu (scam) agar terhindar dari penipuan.
  • Kemampuan yang dibutuhkan
Cek kualifikasi yang diminta perusahaan dan lamarlah jika kamu punya pengalaman dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perlu diingat bahwa terdapat beberapa pekerjaan yang membutuhkan bidang yang lebih spesifik—seperti pekerja teknis lapangan
  • Perbarui CV dan profilmu
Kalau kamu baru mulai aktif melamar pekerjaan, perbarui CV-mu dengan pengalaman kerja terbaru dan bidang kemampuanmu. Kamu juga bisa menggunakan template CV yang sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Ada beberapa tips untuk membuat CV-mu lebih baik. Ubah profilmu, dan bagi yang belum punya akunnya, disarankan untuk mendaftar dan kamu bisa mulai cari dan melamar pekerjaan yang tersedia. Unggah juga portfoliomu dan tautkan di CV atau di profil agar dapat diakses oleh rekruter.
  • Persiapkan diri untuk online interview
Pastikan dulu kepada rekruter sebelum proses online agar kamu juga dapat mempersiapkan laptop atau gawai, kuota internet, dan lainnya. Meskipun bukan wawancara yang bertemu langsung, namun penampilan harus tetap sopan dan bahasa tubuh saat berbicara juga harus tetap dimainkan untuk menunjukkan profesionalisme. Cek lagi lokasi, kemungkinan gangguan, dan kendala teknis. Lakukan persiapan untuk mencegah hal-hal yang mengacaukan proses wawancara, seperti suara teriakan, mati listrik, kuota internet habis, dan lainnya. Selengkapnya bisa dibaca di sini.
  • Evaluasi kesiapan untuk remote working
Kebijakan bekerja dari rumah bertujuan agar perusahaan tetap beroperasi selama pandemik. Evaluasi kesiapan jangka panjang untuk bekerja dari rumah karena ini akan menjadi kebiasaan baru. Tanyakan persoalan teknis kepada rekan kerja seperti laptop, koneksi internet, aplikasi yang perlu di-install, alur kerja virtual, dan lainnya. Konsistensi terhadap rutinitas juga harus dibiasakan karena permasalahan bekerja dari rumah adalah banyaknya hal yang mengacaukan konsentrasi, membuat produktifitas terganggu. Misalnya bangun lebih pagi akan lebih membantu. Berikut adalah tips agar lebih terbiasa bekerja dari rumah dan tetap produktif
  • Ambil kelas daring agar kemampuanmu tetap meningkat

Terus belajar dan belajar di semua bidang. Kelas daring lebih pas karena kamu bisa belajar kapan saja dan bahkan terdapat beberapa kelas yang gratis. Online learning juga dapat membuat CV-mu lebih menarik bagi rekruter. Perusahaan juga dapat menyediakan pelatihan dan seminar secara online. Berbeda dari sebelumnya, sistem online menjadi kebiasaan baru.



SUMBER :

Jobstreet.com

https://www.jobstreet.co.id/career-resources/persiapan-ketika-melamar-untuk-pekerjaan-home-based-selama-dan-setelah-pandemi-covid-19/#.X1W5A3kzbDd

Link
Dilihat 102 kali